Sabtu, 18 Mei 2013

Car Free Day Surabaya

     Duuuwwh...ni foto ternyata diambil 31 Juli 2011...baru nyadar sudah hampir dua tahun gak gowes bareng memeriahkan car free day di kota ku yang diadain tiap hari minggu. Saat foto diambil berarti Fachry masih berusia 1 thn 3 bulan..Dengan bantuan baby wrap merk Hanaroo (babywrap pertama yang kumiliki sebelum beboo wrap) kami menunggangi si Black (Seli milik Pacin yang diberikan ke Macam karena Pacin sudah membuat Sepeda Fixsi, Si White).
      Saat itu Fachry masih belum bisa jalan lo...dia tergolong lama banget jalannya karena baru berani saat usia 20 bulan (nyaris 2 tahun).  Hehehe..Oh iya didepan sepeda nampak sekuntum mawar merah ya...itu dikasih para aktifis dari lembaga zakat gitu deh.
    Ah jadi pengen aktif gowes lagi..tapi kapan yaah..Fachry semakin besar, ada sih boncengannya di belakang, tapi masih belum terbiasa..harus sering-sering dicoba dulu nih di rumah. Sempat trauma gowes di car Free day gegara BB ilang....huaaaaa....abis itu jadi nyesek gitu rasanya kalau ke area Taman Bungkul. Tapi Alhamdulillah langsung dibeliin gantinya sama Pacin. Pacin emang the best deh pokoknya. Hahhaa..


Jumat, 10 Mei 2013

Pelatihan "Make Over Your Self with Ermalen Dewita"


     Pelatihan pemberdayaan diri yang digagas oleh Ermalen Dewita, salah satu klien Personal Branding Agency, Indscript Creative, ini dapat membuat kita belajar memahami diri sendiri dan menjadi pribadi yang lebih baik. Kita akan menyadari bahwa sebenarnya kita mampu melakukan banyak hal, yang sebelumnya tidak pernah dibayangkan. Motivasi dan kepercayaan diri akan tumbuh dan menguat, seiring dengan pemahaman diri yang semakin baik. Inilah yang dimaksud dengan Make Over, yakni sebuah perubahan yang menyeluruh terhadap diri dan pribadi.
     Pelatihan ini bertujuan untuk memandu seseorang menggali potensi dirinya menjadi diri yang sesungguhnya, sehingga dapat menjadi yang terbaik dalam setiap bidang kehidupannya. Dalam pelatihan yang mengusung nama "Make Over Yourself with Ermalen Dewita" ini, setiap peserta akan dipandu untuk menggali Power dari Mind (pikiran), Body (tubuh), dan Soul (jiwa). Ketiganya adalah unsur penting yang tak terpisahkan dalam diri seseorang
      Pikiran, tubuh dan jiwa saling berkaitan erat. Pikiran sebagai lentera jiwa, pikiran yang sehat mampu menerangi jiwa kita. Jiwa sebagai kekuatan energi yang dapat kita manfaatkan secara positif untuk mencapai tujuan hidup kita. Sedangkan tubuh sebagai istana bagi jiwa dan pikiran yang perlu dirawat agar selaras dengan jiwa dan pikiran.
     Melalui pelatihan Make Over Yourself with Ermalen Dewita, para peserta diajak untuk meningkatkan kesadaran diri sebagai ciptaan Tuhan, mengenali potensi terbaik dari dalam diri, menerima keadaan diri dengan segala kekurangan dan kelebihannya, membuat goal setting sesuai passion, meningkatkan power dari dalam diri, memperkuat perasaan syukur, ikhlas dan bahagia. Dalam pelatihan tersebut, Ermalen Dewita  juga memberikan teknik mengakses pikiran bawah sadar dan teknik penyembuhan (healing) sebagai media alternatif untuk mencari pemecahan masalah atau menyelesaikan permasalahan yang sedang dihadapi.
     Ermalen Dewita dapat dihubungi melalui emailnya di ermalendewita@gmail.com, fans Page Facebook Ermalen Dewita Full atau melalui twitter @ErmalenDewita. Dewi membuka kesempatan bagi siapa saja yang menginginkan informasi lebih jauh tentang pelatihan Motivasi Diri, atau melakukan perombakan positif terhadap diri melalui pelatihan Make Over Yourself with Ermalen Dewita.

Selasa, 07 Mei 2013

Menghayati Cinta dan Kebahagiaan Melalui Meditasi

     Cinta dan kebahagiaan. Siapa pun pasti merindukan saat-saat dicintai dan berbahagia dalam kehidupan ini. Namun, sangat disayangkan, semakin banyak orang yang kesulitan merasakan keberadaan cinta dan kebahagiaan tersebut dalam hidup mereka. Tuntutan hidup yang tinggi, kesibukan yang seolah tanpa jeda, jalanan macet, keluarga, dan lingkungan yang tidak mendukung. Semua itu membuat pikiran dan hati menjadi pengap dan pepat, tak ubahnya seperti rumah tanpa jendela.
     Namun demikian, bukan berarti kondisi tersebut tidak dapat diatasi. Adjie Silarus, Meditator yang mengkhususkan diri pada teknik meditasi Sejenak Hening ini, mengatakan, “Kita sebenarnya bisa menghapus beban tersebut, dengan cara mengakui dan menerima bahwa hati dan pikiran kita memang sedang dalam keadaan kalut.”
      Menerima keadaan diri apa adanya, adalah jendela pertama untuk membantu mengalirkan kelegaan pada diri sendiri. Sebab, jika seseorang mengingkari kenyataan tersebut dan berusaha menekannya dalam-dalam, maka yang terjadi justru sebaliknya. Stres, ketidakbahagiaan, atau rasa sakit yang akan muncul ke permukaan.
     “Stres, merasa kehilangan cinta, dan tidak mampu merasakan kebahagiaan, sebenarnya adalah sinyal dari tubuh untuk memberitahu kita, bahwa ada hal yang perlu kita bersihkan. Bisa dari pikiran, bisa pula dari hati. Karena itu, dengarkanlah sinyal tersebut. Sisihkan waktu untuk sejenak memberi kesempatan pada diri sendiri guna menerima segala kabar yang disampaikan oleh tubuh kita,” ujar Adjie.
     Penerimaan terhadap setiap hal, baik ataupun buruk, adalah kunci untuk kembali mendapatkan kebahagiaan dan cinta yang didambakan. Menurut Adjie, pada saat seseorang sudah mampu menerima apapun yang dia alami dalam hidup, maka pikiran dan hatinya akan tergerak untuk mencari jalan keluar. Ibarat sebuah bendungan yang tersumbat, ketika penghambatnya disingkirkan, maka air akan kembali mengalir dengan lancar.
     “Kita tidak memerlukan waktu terlalu lama untuk mengembalikan kesadaran terhadap makna penerimaan diri. Cukup sisihkan waktu barang satu menit, atur posisi duduk Anda, tegakkan posisi punggung, dan mulailah mengatur pernapasan. Lepaskan keinginan untuk melawan, dan biarkan tubuh serta pikiran Anda rileks sejenak. Inilah yang disebut Meditasi, yakni sebuah cara untuk membantu kita menyadari dan menerima diri sendiri apa adanya,” ujar Adjie.
     Teknik meditasi secara ilmiah terbukti membantu meningkatkan aktivitas otak yang mengarah pada munculnya perasaan sayang dan kesadaran diri, serta mengurangi laju aktivitas bagian otak yang berhubungan dengan munculnya rasa stres; seperti yang dilansir oleh tim peneliti dari Massachussets General Hospital. Sebanyak 16 partisipan diminta melakukan meditasi selama delapan minggu, dan kemudian direkam aktivitas otaknya.
     “Meditasi sudah digunakan orang sejak lama untuk membantu menyeimbangkan diri. Namun kemudian banyak yang salah kaprah, mengira bahwa ini hanya khusus untuk agama tertentu. Padahal sebenarnya tidak demikian. Meditasi bisa dipelajari dan dilakukan oleh siapapun,” ujar Adjie Silarus.
Diambil dari Press Release Personal Branding Agency, Indscript Creative
Manajemen Adjie Silarus, 268ED6C1

Penyembuhan dengan Meditasi

     Penyembuhan dengan meditasi, apakah mungkin? Kita barangkali penasaran dengan manfaat meditasi yang satu ini. Banyak orang memang belum tahu, bahwa meditasi dapat membantu mempercepat proses penyembuhan. Akar dari berbagai penyakit sebenarnya banyak berada di dalam kesadaran atau pikiran. Dengan memperhatikan pikiran dan membersihkannya dari setiap gangguan, maka proses penyembuhan penyakit dapat berlangsung lebih cepat. Demikian yang dijelaskan oleh Adjie Silarus, Meditator yang mendalami meditasi sebagai media terapi penyembuhan.
Dalam konsep meditasi bagi penyembuhan, penyakit itu sendiri dapat berkembang dari:
  • pelanggaran hukum alam, seperti makan berlebihan;
  • terjadi karena alam, seperti pilek atau epidemi;
  • terjadi karena karma.
     Kesehatan dan penyakit adalah bagian dari alam, dan alam sebenarnya sudah menyediakan obat untuk mengatasi berbagai penyakit. Sehat tidaknya diri kita tergantung dari cara kita menyikapi hukum keseimbangan alam. Dengan berlatih meditasi, seseorang akan dituntun untuk menyelaraskan dirinya kembali dengan alam. Keselarasan tersebut akan membawa dampak positif pada tubuh, otak, dan sistem saraf. Stres, kekhawatiran, kecemasan pun akan berkurang, dan penyakit akan sembuh secara berangsur.
     “Anda tidak perlu khawatir tentang kesehatan dan penyakit. Apabila Anda khawatir tentang penyakit, Anda memberikan lebih banyak kekuatan untuk penyakit tersebut. Anda adalah bentuk kombinasi dari kesehatan dan penyakit. Ketika Anda memiliki pikiran positif, Anda pun tidak akan sakit,” urai Adjie lebih lanjut.
     Jika Anda sakit, yang pertama kali harus dilakukan adalah menyembuhkan pikiran Anda. Sembuhkanlah pikiran melalui meditasi. Latihan meditasi ini membantu otak untuk rileks dan melepaskan diri dari beban pikiran yang terlalu berat. Dengan begitu, Anda bisa kembali berpikir jernih dan berkonsentrasi untuk lekas sembuh dari penyakit. Anda pun akan kembali memiliki pikiran positif dan optimis. Adjie Silarus juga mengatakan bahwa selain membawa perubahan pada pola pikir, meditasi juga dapat digunakan untuk memurnikan lingkungan sekitar Anda. Meditasi dapat mengubah agresi dan kekerasan menjadi kasih sayang, cinta, dan perhatian.
     Sebagai contoh, perhatikan bagaimana perasaan Anda ketika memasuki ruangan di mana ada seseorang yang sedang benar-benar marah? Tentu sedikit banyak Anda turut merasakan hal yang sama, yaitu marah. Demikian pula ketika terjadi keharmonisan atau kebahagiaan, Anda pun akan merasakannya. Sebab, apa yang kita rasakan tidak terisolasi dalam tubuh kita saja, namun bisa mempengaruhi orang lain.
     “Jika Anda merasa tidak bahagia, stres, atau sakit, bukan hanya Anda sendiri yang merasakannya, namun Anda juga menyebarkan hawanya kepada orang-orang di sekitar Anda. Oleh karena itu, meditasi sangat tepat digunakan sebagai media untuk menjernihkan pikiran dan penyembuhan diri, agar kita dapat kembali memberikan aura positif pada sekitar,” ujar Adjie.

Diambil dari Press Release Personal Branding Agency, Indscript Creative
Manajemen Adjie Silarus, 268ED6C1

Panduan Meditasi dari Adjie Silarus

     Adjie Silarus, seorang pria yang masih muda, adalah lulusan Universitas Gajah Mada Fakultas Psikologi. Pria smart ini telah lulus mengikuti latihan meditasi kesehatan dengan menyelesaikan OMM 365, yaitu 1 tahun penuh mempelajari tentang One Moment Meditation, menguasai dan memahami tentang Meditative Mind serta Mindfulness. Dari pengetahuan meditasinya tersebut dapat dirangkum menjadi Panduan Meditasi dari Adjie Silarus untuk dijadikan panduan bagi orang lain yang membutuhkan.
     Apa, sih, meditasi itu? Yang ada dalam pikiran Anda pastilah sesuatu yang tidak jauh dari posisi duduk seperti bersila, diam dalam keheningan. Sedangkan menurut kamus, meditasi adalah latihan untuk berkonsentrasi dan fokus pada suara, objek, visualisasi, napas, gerakan, atau perhatian sendiri dalam rangka meningkatkan kesadaran atas saat ini, mengurangi stres, meningkatkan relaksasi, serta meningkatkan pertumbuhan pribadi dan spiritual.

Berikut ini akan sedikit dipaparkan mengenai Panduan Meditasi dari Adjie Silarus :
  1. Sejenak hening, dapat dilakukan untuk memberantas stres dan meredam kemarahan. Dengan posisi duduk di kursi seperti biasa, posisi kaki menyentuh lantai, kedua tangan di atas lutut, duduk tegak dan punggung tidak bersandar. Pasang timer 1 menit, pejamkan mata dan fokus pada napas. Sejenak hening pun dapat dilakukan sembari duduk di lantai. Jika dengan duduk di lantai, ambillah posisi bersila senyaman mungkin. Sejenak hening merupakan meditasi paling sederhana dan sangat mudah dilakukan. Teknik ini dapat dilakukan di manapun dan hanya 1 menit per hari.
  2. Teknik bernapas. Pada teknik ini, kita berkonsentrasi untuk menyadari saat menghirup dan menghembuskan napas. Saat menghirup napas, katakanlah pada diri sendiri, “Menghirup napas, saya tahu saya sedang menghirup napas”. Dan saat napas dihembuskan, katakanlah, “Menghembuskan napas, saya tahu saya sedang menghembuskan napas”. Ketika latihan, tidak perlu mengatakan semua kalimat tersebut melainkan menyingkatnya dengan mengatakan “masuk” saat menghirup napas dan “keluar” saat menghembuskan napas. Lakukanlah minimal 1 menit agar dapat merasakan keutuhan dalam diri kita.
  3. Harmonisasi pikiran. Dapat dilakukan dengan tahapan sebagai berikut : berdiam diri, konsentrasi, memotivasi diri, tekun dan sabar, serta mengolah kebahagiaan yang ada dalam diri.
    Semoga Panduan Meditasi dari Adjie Silarus yang dituliskan di atas dapat bermanfaat bagi siapa saja yang memerlukan informasi tentang meditasi.
Diambil dari Press Release Personal Branding Agency, Indscript Creative
Manajemen Adjie Silarus, 268ED6C1

Terapi Diri Melalui Meditasi

     Kehidupan semakin kompleks, berbagai permasalahan muncul ke permukaan, dan manusia masa kini seolah menanggung lebih banyak persoalan dibandingkan di masa lampau. Hidup serasa penuh dengan masalah. Rasanya tak mungkin manusia lepas begitu saja dari masalah, setiap saat masalah datang bahkan tidak diundang. Namun demikian, bukan berarti tidak ada cara yang membuat manusia dapat mengatasi dan meringankan banyaknya persoalan yang mereka tanggung. Salah satunya adalah meditasi.
     Di dalam seni meditasi, pikiran diajak melanglang buana ke alam kedamaian yang terletak di dalam diri setiap manusia. Sebuah lahan ketenangan, keindahan dan kebahagiaan yang tercipta oleh diri, terpancar ke dalam alam nyata. Ketika gelombang otak telah mencapai tahap theta, dimana meditasi menjadi sempurna, pikiran bawah sadar mulai bekerja membawa keinginan, harapan dan cita-cita positif yang ingin diwujudkan.
     Pemandangan serba indah yang hadir di alam kedamaian tersebut menimbulkan energi baru dan aura positif. Aliran energi baru dalam tubuh dan relaksasi yang ditimbulkan oleh aktivitas meditasi akan membawa kebugaran dan kesegaran tubuh. Dapat berfungsi sebagai tindak terapi alami bagi tubuh. Beberapa penyakit bahkan mampu disembuhkan melalui meditasi ini, asalkan dilakukan melalui teknik yang benar.
     Langkah meditasi adalah menggunakan teknik menurunkan gelombang otak sampai ke dalam taraf tertentu. Namun, untuk awal melakukan meditasi Anda membutuhkan pendamping untuk mulai mempelajari pola terbaik melakukan meditasi sehingga salah satunya tetap terjaga di saat kondisi theta. Pada umumnya manusia ketika gelombang otak sudah sangat rendah akan cenderung masuk ke fase delta atau tertidur lelap. Padahal tujuan meditasi adalah bukan untuk tidur. Di bawah bimbingan seorang terapis meditasi, maka kita akan dapat melakukan meditasi secara sempurna sehingga diperoleh hasil yang sempurna pula.
     Beberapa pertanyaan yang sering dilontarkan adalah, “Apakah saya bisa belajar meditasi melalui tutorial sekali saja lalu mempraktikkannya tanpa bimbingan?” Maka, jawabannya adalah, “Apapun bisa dilakukan, namun mengenai hasil yang optimal pastilah ada standar prosedurnya. Salah satunya adalah di bawah bimbingan seorang ahli meditasi.”
    Dan, untuk itu Anda bisa bertanya langsung pada Adjie Silarus. Meditasi yang dikemas Adjie Silarus diusung dalam “Sejenak Hening” menurut Adjie mampu mengolah dan membina seseorang menuju perubahan lebih baik. Bukan hanya itu, praktik meditasi yang dilakukan terus menerus mampu melepaskan beban pikiran, stress, hingga terapi kesehatan. Bagaimana, tertarik melakukan terapi diri melalui meditasi?

*diambil dari  Press Release Personal Branding Agency, Indscript Creative
Manajemen Adjie Silarus, 268ED6C1

Senin, 06 Mei 2013

Meditasi : Menghayati Cinta dan Kebahagiaan



      
sumber
Meditasi sebenarnya sudah sejak lama dimanfaatkan sebagai media penyeimbang diri, namun kemudian banyak yang salah kaprah memaknainya sebagai ritual keyakinan tertentu saja, padahal sesungguhnya meditasi bersifat universal, bisa dilakukan siapapun, bahkan dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja. Termasuk dalam salah satu fungsinya adalah mengembalikan kesadaran diri dan memunculkan perasaan cinta dan kebahagiaan.
         Di tengah penatnya kehidupan ini, akibat rutinitas yang menjenuhkan, tututan hidup yang tinggi serta lingkungan yang tidak mendukung, seringkali kita merasakan stres, merasa kehilangan cinta bahkan tidak mampu merasakan kebahagiaan. Yak, siapapun pasti ingin merasakan cinta dan kebahagiaan. Namun stres dalam diri dan pikiran seolah merenggut kebahagiaan kita.
        Melalui meditasi kondisi seperti ini dapat diatasi. Adjie Silarus, meditator yang merupakan klien dari Personal Branding Agency, Indscript Creative, mengatakan, “Kita sebenarnya bisa menghapus beban tersebut, dengan cara mengakui dan menerima bahwa hati dan pikiran kita memang sedang dalam keadaan kalut.” Itu adalah jendela pertama untuk membantu mengalirkan kelegaan pada diri sendiri. Sebab, jika seseorang mengingkari kenyataan tersebut dan berusaha menekannya dalam-dalam, maka yang terjadi justru sebaliknya. Stres, ketidakbahagiaan, atau rasa sakit yang akan muncul ke permukaan.
      Untuk mengatasinya, kita perlu menyadari betul bahwa kondisi tersebut merupakan sinyal dari tubuh bahwa ada sesuatu yang tidak beres, baik dari hati maupun pikiran. Maka kita perlu memberi waktu sejenak pada diri sendiri untuk menerima sinyal yang disampaikan oleh tubuh kita. Selanjutnya kita harus melakukan penerimaan terhdap segala hal ,baik ataupun buruk. Dengan menerima apa yang dialami dalam hidup maka hati dan pikiran akan menemukan jalannya sendiri untuk bisa mencari solusi.
         Cukup hanya dengan menyisihkan waktu semenit untuk mengatur posisi duduk, tegakkan posisi punggung dan mulai mengatur pernapasan. Lepaskan keinginan untuk melawan dan jangan ditahan-tahan. Biarkan tubuh menikmati dan relaks. Inilah meditasi, yang mampu membuat kita menyadari dan menerima diri sendiri apa adanya, selanjutnya cinta dan kebahagiaan akan susul menyusul menghampiri kita.